Pendekatan SOLLOG dalam Layanan Blind Van
SOLLOG menerapkan pendekatan berbasis fungsi distribusi
dalam menyediakan layanan blind van.
Penentuan penggunaan blind van tidak dilakukan secara generik,
tetapi melalui analisis karakter muatan, volume barang,
jarak distribusi, serta risiko operasional yang terlibat.
Dengan pendekatan ini, blind van tidak diposisikan
sebagai solusi instan untuk semua kebutuhan pengiriman,
melainkan sebagai armada yang digunakan
ketika konteks distribusi memang menuntut
kelincahan, perlindungan muatan, dan efisiensi rute.
Pendekatan SOLLOG memastikan bahwa layanan blind van
digunakan pada konteks yang tepat,
sehingga distribusi berjalan lebih efisien,
aman, dan terukur.
Bagian berikut akan menjelaskan konteks penggunaan
layanan blind van dalam praktik distribusi.