Suami Istri Pecahkan Rekor, ke 13 Situs UNESCO hanya dalam 12 Jam

Suami Istri Pecahkan Rekor, ke 13 Situs UNESCO hanya dalam 12 Jam

Sepasang suami istri, Paul Niel serta Esther Rolling, sukses berkunjung ke 13 situs warisan dunia UNESCO di Belanda serta Belgia dalam 12 jam; satu pemecahan rekor.

Dikutip South China Morning Post, dalam rintangan ini Niel serta Rolling cuma dibolehkan Guinness World Record untuk memakai transportasi publik. Mereka sukses pecahkan dua rekor yakni kunjungan paling banyak sepanjang 12 jam serta 24 jam.

“Itu yang membuat kami, paling tidak untuk sekarang, jadi pemegang rekor dunia ganda,” kata Niel.

Rintangan ini di inspirasi dari kemauan Niel untuk lebih kenal tempat asal Rolling di Belanda. Pasangan yang sudah tinggal di Hong Kong ini menikah pada 2015. Keduanya sudah memiliki satu orang anak wanita berumur 3 tahun bernama Zaya. Ketiganya sudah berkelana ke 34 negara tetapi tidak pernah punyai cukup waktu di Belanda. Mereka selanjutnya putuskan untuk lakukan rintangan berkunjung ke situs warisan dunia UNESCO sebab Belanda serta Brussel di Belgia saling punyai banyak situs warisan dunia.

“Keduanya adalah negara kecil dengan riwayat besar. Ditambah lagi Belanda konsentrasi dalam melestarikan bangunan tua serta situs bersejarah,” kata Rolling.

Mereka mengawali perjalanan pada 12 Juli di Tornai, Belgia serta mengakhiri misi dalam tempo 11 jam 45 menit di Middenbeemster, Amsterdam utara. Pada rintangan itu, Niel berjalan memakai kruk. Dia sebetulnya sedang ada pada proses pengobatan selesai terjatuh dari ketinggian 20 mtr. saat mendaki gunung di rute Sai Kung, Hong Kong Desember tahun kemarin.

Beberapa situs yang mereka datangi ialah Notre Dame Katedral di Tournai yang disebut gereja gothic yang luas, Beguinage de Bruges, serta Pabrik Kopi Van Nelle di Rotterdam yang dibuat pada 1920.

“Kami tidak mempunyai peluang untuk lihat situs itu dengan detil serta kami merencanakan untuk mengunjunginya saat waktu kami tidak dibatasi,” kata Rolling.

Dalam usaha pecahkan rekor itu, mereka dicegat beberapa rintangan, dari mulai situs yang tutup sampai hp Rolling yang ketinggalan di bis.

Waktu hp mereka ketinggalan, mereka putuskan untuk kembali sebab mereka sangat tergantung pada hp itu. Mereka punyai pilihan untuk naik kuda atau gerobak tetapi mereka sangsi jika itu termasuk transportasi umum.

“Waktu kamu telah berencana semua lalu hal yang berlangsung berjalan tidak sesuai dengan gagasan, kamu harus jaga hasrat komedi,” tutur Niel.

Buat siapa saja yang ingin lakukan rintangan sama, Niel merekomendasikan untuk masih nikmati prosedurnya meskipun susah. Dia mereferensikan beberapa orang untuk membaca panduan Guinness World Record sebelum lakukan rintangan untuk menghindarkan diskualifikasi.

Rewrite https://travel.detik.com/travel-news/d-4799692/suami-istri-pecahkan-rekor-ke-13-situs-unesco-dalam-12-jam

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top