11 Manfaat Mengikuti Wisata Religi

Published by Tanto on

Wisata Religi

 

wisata reliri

Wisata Religi adalah ketika kita berwisata ke tempat-tempat yang memiliki sisi religius, seperti tempat ibadah atau kawasan ziarah tokoh masyarakat seperti tempat wisata religi di Gresik atau Aceh.

Banyak hal yang bisa didapat ketika berwisata religi, lalu apa sebenarnya manfaat wisata religi bagi para wisatawan?

Manfaat mengikuti Wisata Religi

1. Menghilangkan Beban Pikiran dan Stres
Selain rasa jenuh, tentu stres dan beban pikiran sangat menumpuk, entah bagi yang masih pelajar atau seseorang yang sudah bekerja. Wisata religi adalah salah satu cara untuk menghilangkan perasaan stres serta beban yang berasal dari pekerjaan. Bahkan segala masalah rumah tangga pun bisa diademkan dengan berwisata religi bersama pasangan. Banyak sekali tempat wisata religi yang memiliki keunikan serta panorama indah yang akan secara otomatis dapat membuat perasaan menjadi tenang karena rasa nyaman yang diciptakan oleh tempat wisata tersebut.

2. Menyegarkan Dahaga Spiritual
Berbeda dari berkunjung ke tempat hiburan yang biasanya hanya dilakukan agar mendapatkan kesenangan sementara, wisata religi dapat membuat dahaga spiritual kita tersegarkan seketika. Walau bersifat personal, namun tujuan dari wisata religi cukup luas dan kita tidak akan hanya bisa mengunjungi makam para wali saja, tapi setiap tempat yang masuk dalam kategori obyek wisata religi bakal membuat gairah cita rasa religiusitas kita meningkat. Selain dari makam para wali, sejumlah museum, situs sejarah dan masjid pun bisa disambangi. Satu hal yang menentukan ke mana kita perlu merujuk adalah kecenderungan kejiwaan kita; apa yang paling dibutuhkan oleh jiwa kita?

3. Mengingatkan Manusia pada Akhirat
Walau terdapat sebuah riwayat dalam sebuah hadis di mana Nabi bersabda bahwa kita dilarang untuk melakukan ziarah kubur, namun setelah itu Nabi pun mengatakan bahwa sekarang kita perlu melakukannya karena akan mengingatkan kita akan akhirat. Mungkin banyak orang yang tidak menyadari apa manfaat dan tujuan sebenarnya dari wisata religi, khususnya bertandang dan berziarah ke makam tokoh masyarakat atau wali. Sebagai manusia, hidup kita tidaklah lama di dunia dan sangat penting untuk memikirkan kehidupan di akhirat sehingga dengan berziarah makam akan membuat kita lebih sadar dan lebih menyiapkan diri untuk akhirat

4. Lebih Dekat dengan Sang Pencipta
Kunjungan wisata religi bukanlah perjalanan biasa karena memang tujuan dari adanya perjalanan wisata ini adalah supaya kita lebih mendekatkan diri kepada Allah. Dengan berwisata religi, kita akan menjadi lebih ingat mati dan menimbulkan rasa takut terhadap siksa kubur dan neraka. Wisata religi bukan hanya sekadar datang ke makam wali dan berjalan-jalan atau melihat-lihat saja. Yang lebih utama agar kita mendapatkan kekuatan dari Allah adalah dengan mengaji atau membaca doa, jika punya waktu lebih maka gunakan untuk berkeliling atau berfoto.

5. Menambah Wawasan
Selain dari kegiatan ziarah makam, ada berbagai situs bersejarah yang bisa dikunjungi yang akan menambah wawasan. Wisata religi tidaklah sekadar hanya berkunjung dan berdoa di makam wali atau tokoh masyarakat, namun ada bangunan-bangunan bersejarah yang berhubungan dengan perkembangan agama yang patut didatangi. Beberapa spot wisata religi memiliki keunikan dan sisi misteriusnya sendiri sehingga ketika kita bertandang, ada pemahaman baru yang bisa dikumpulkan yang akan jauh lebih menyenangkan daripada memelajarinya lewat sejumlah buku sejarah maupun religi.

6. Meningkatkan Kualitas Pribadi
Percaya atau tidak, wisata religi, entah berasal dari mana istilah tersebut, hal ini akan benar-benar membawa pengaruh positif terhadap diri kita. Ketika kita merasakan kehadiran Allah atau merasa bahwa pribadi kita lebih dekat dengan-Nya, maka otomatis kualitas pribadi kita pun akan meningkat di mana yang tadinya kita adalah pribadi mudah jengkel dan kesal, akan berubah menjadi sesosok yang positif dan menyenangkan. Ini dikarenakan sudut pandang dan pola pikir kita terhadap suatu hal atau keadaan dapat berubah setelah menjelajahi beberapa obyek wisata religi. Kegiatan seperti wisata religi akan mencegah kita dari perasaan cepat frustasi dan jengkel.

7. Bersosialisasi Lebih Baik
Ke mana pun tujuan kita ketika memutuskan untuk berwisata religi, percayalah bahwa kegiatan ini berdampak positif terhadap kehidupan sosial kita. Dalam perjalanan atau pada sebuah lokasi wisata tertentu, kita akan bertemu dengan banyak orang yang bisa kita ajak mengobrol, berdiskusi serta berbagi pengalaman serta ilmu agama. Selain menambah wawasan, dari situlah pribadi kita dapat menjadi lebih baik dalam hal bersosialisasi.

8. Meningkatkan Percaya Diri
Berwisata religi tidaklah selalu berjalan mulus, terutama jika lokasi yang disambangi cukup sulit dijangkau atau agak misterius. Setuju atau tidak, paling tidak ada satu keadaan yang terjadi di luar kendali kita, namun justru karena hal seperti itulah pribadi kita harus mencari tahu sendiri bagaimana menghadapi situasi tersebut. Dengan mengetahui bahwa pribadi kita bisa diandalkan dan dapat diajak ‘berdamai’ dengan segala situasi serta kondisi yang sama sekali tidak diharapkan dan di luar perkiraan, percaya diri kita akan secara otomatis meningkat.

9. Menjadi Pribadi apa adanya
Ketika mendatangi tempat-tempat baru, terutama tempat wisata religi, salah satu manfaatnya adalah dapat menjadikan diri kita lebih easy going. Jika sebelumnya kita adalah pribadi yang cukup keras terhadap diri sendiri, suatu keadaan atau orang lain, kita akan menjadi pribadi yang baru dan berpikiran lebih santai. Bukan lantas artinya kita dapat meremehkan suatu hal, namun dalam menghadapi segala hal yang dihadapi setelah kembali dari wisata, kita akan menjadi lebih menganggap bahwa hidup ini tidak berat tapi ringan.

10. Memberi Waktu untuk Diri Sendiri
Entah destinasi wisata religi mana yang sudah direncanakan, yakinlah bahwa tempat tersebut akan menjadi tempat terbaik dalam memberikan ruang bagi kita untuk menciptakan waktu untuk diri sendiri. Kita kadang perlu “bernapas” dan membutuhkan ruang baru untuk melakukan itu. Wisata religi adalah pilihan yang tepat karena pada waktu inilah kita akan merasakan ketenangan serta kedamaian luar biasa. Sebenarnya pun bukan hanya memberi ruang bagi diri sendiri, melainkan sebuah ruang di mana kita akan dapat merasakan kehadiran Tuhan dalam hidup kita yang sebelumnya tidak bisa kita sadari karena hiruk-pikuk kesibukan diri sendiri.

11. Menjadi Lebih Bahagia
Sadar atau tidak, berwisata religi akan membuat hidup kita lebih ringan dan dekat dengan Sang Pencipta yang artinya hidup kita dapat menjadi lebih baik dan bahagia. Perjalanan yang kita lakukan, ke manapun itu, akan memberikan pelajaran berharga bagi kita yang juga akan membuat kebahagiaan bertambah. Simpel saja, ini semua karena meningkatnya rasa percaya diri yang didapat dari hasil petualangan di sejumlah tempat baru.
Berdoa membuat kita lebih rileks dan dan perasaan menjadi tenang.

Seseorang memilih untuk berwisata tentu untuk melepaskan diri dari segala kejenuhan. Mungkin beberapa orang melepas jenuh dengan melakukan jenis wisata lain, namun bagi beberapa orang, berwisata religi atau mendekatkan diri pada suatu hal yang berbau religius akan membuat mereka kembali bersemangat dalam menjalani rutinitas atau aktivitas seperti biasa.
Wisata Religi bisa dikatakan ZIARAH dapat dilakukan sendiri, atau bersama keluarga atau teman. Sangat wajar ketika seorang manusia berada di titik jenuh pada suatu kegiatan yang bahkan ia sukai sekalipun, dengan berwisata religi, ada energi positif yang bisa didapat.


Perbedaan
 Antara Wisata Religi Wisata Syariah dan Wisata Halal

1. Wisata Religi
Pada Perpres RI No. 50 Tahun 2011 tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Nasional pasal 14 ayat 1 menjelaskan bahwa Daya Tarik Wisata meliputi, Daya Tarik Wisata alam, budaya dan hasil buatan manusia. Daya Tarik Wisata hasil buatan manusia dikembangkan dalam berbagai sub jenis atau kategori kegiatan wisata, satu darinya ialah wisata religi (religious tourism/ pilgrimage tourism). Sedangkan Daya Tarik Wisata diartikan sebagai segala sesuatu yang memiliki keunikan, keindahan dan nilai yang menjadi sasaran atau tujuan kunjungan wisatawan.
Maka wisata religi menekankan pada keunikan, keindahan dan nilai religi. Seperti objek wisata religi berupa mengunjungi masjid, peninggalan bangunan bersejarah yang bernilai religi, ziarah dan lain-lain. Oleh karena itu wisata religi seringkali erat kaitan dengan wisata sejarah, yang merupakan bagian dari wisata budaya. Maka dalam Kementerian Pariwisata di bawah Deputi Pengembangan Destinasi Wisata Budaya, terdapat Bidang Pengembangan Wisata Sejarah dan Religi.
salah satu paket wisata religi wali songo yang bisa diikuti

2. Wisata Syariah
Syariah adalah aturan dalam hukum Islam yang harus ditaati oleh orang yang beriman. Wisata syariah adalah kegiatan wisata yang sesuai dan tidak melanggar aturan hukum Islam.
Objek wisata syariah mencakup seluruh objek wisata yang ada, kecuali yang tidak sesuai dengan aturan hukum Islam. Objek wisata syariah dapat berupa pantai, taman rekreasi, pagelaran seni budaya dan lain sebagainya yang masih dalam koridor hukum Islam.

3. Wisata Halal
Wisata halal mengemuka karena sebab wisatawan Muslim yang datang ke negeri berpenduduk mayoritas non Muslim, dan mengalami kesulitan mendapatkan makanan yang halal. Sementara jumlah wisatawan Muslim terutama dari Timur-Tengah sangat besar jumlahnya. Maka penyediaan wisata halal oleh negara-negara di dunia (terutama oleh negara yang mayoritas berpenduduk non Muslim), merupakan peluang bisnis yang memberikan dampak ekonomi yang cukup besar.

 

Sekian info dari kami tentang seputar Wisata Religi.
Baca juga Paket wisata wali songo
Tentunya penulis hanya mencoba berbagi manfaat untuk kebaikan dan keselamatan dunia dan akherat.
Assalamualaikum.wr.wb.
Salam Wisata

Categories: ArtikelInfo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *