Kota Surabaya

wisata-surabaya

Kota surabaya adalah kota terbesar kedua di indonesia setelah ibukota jakarta.
Sebagai ibukota Jawa Timur tentunya surabaya terus berbenah untuk memajukan kotanya.Dengan luas wilayah 350 Km2 serta penduduknya yang sangat heterogen berjumlah 3.000.000, maka surabaya merupakan kota metropolitan yang akan terus berkembang setiap waktu.

Sebagai kota metropolitan, selain memiliki julukan sebagai kota pahlawan, saat ini surabaya memiliki sebutan baru yaitu KOTA TAMAN.
Tak lain karena pemimpin kota ini adalah seorang ibu yang berkharismati, Ibu Risma

Wisata Surabaya Terbaru 2019

Surabaya memang memiliki sejuta kisah untuk dinikmati.
Mulai sejarahnya yang sangat terkenal dengan perjuangan arek – arek suroboyo hingga penataan tata kota yang terus berbenah.
Langsung saja kita lihat, apa saja 10 tempat wisata surabaya yang instagramable tersebut :

1. Tugu Pahlawan

Adalah sebuah monumen yang menjadi kebanggan warga surabaya yang didirikan oleh presiden pertama RI Ir. Soekarno.
Tinggi monumen ini adalah 41,15 meter dan berbentuk lingga atau paku terbalik. Tubuh monumen berbentuk lengkungan-lengkungan (Canalures) sebanyak 10 lengkungan, dan terbagi atas 11 ruas. Tinggi, ruas, dan canalures mengandung makna tanggal 10, bulan 11, tahun 1945. Suatu tanggal bersejarah, bukan hanya bagi penduduk Kota Surabaya, tetapi juga bagi seluruh Rakyat Indonesia.

2. Keraton Surabaya

Surabaya dulunya merupakan kerajaan yaitu berupa gapura yang berada di ujung kampung keraton gang II, kecamatan bubutan surabaya.
Kampung Keraton disebut-sebut sebagai tempat tinggal para raja. Beberapa nama jalan yang berada tak jauh dari Kampung Keraton ini antara lain Pandean atau tempat pandai besi. Lalu Kawatan yang merupakan pusat kerajinan kawat. “Dari nama-nama jalan itu, terlihat bahwa Surabaya sudah maju sejak dulu,” katanya.

Meski tidak ada bukti berbentuk monumen dan kurangnya literatur sejarah, Keraton Surabaya dahulu diperkirakan meliputi kawasan Kebonrojo sebagai Taman Keraton, Tugu Pahlawan sebagai Alun-alun Utara dan Alun-alun Contong (Baliwerti-Bubutan) yang merupakan bagian dari Alun-alun Selatan.
Sisa kejayaan Keraton Surabaya semakin tidak tampak saat Belanda mulai masuk. Surabaya jatuh ke tangan penjajah Belanda pada tahun 1755. Pusat pemerintahan yang semula merupakan keraton pun diganti. Sisa-sisa keraton pun dihabisi dan diubah sepenuhnya dengan bangunan-bangunan bercorak Belanda.

3. Jembatan Suramadu

Jembatan Suramadu adalah jembatan yang melintasi Selat Madura, menghubungkan Pulau Jawa (di Surabaya) dan Pulau Madura.
Dengan panjang 5.438 m, jembatan ini merupakan jembatan terpanjang di Indonesia saat ini.

Jembatan Suramadu pada dasarnya merupakan gabungan dari tiga jenis jembatan dengan panjang keseluruhan sepanjang 5.438 meter dengan lebar kurang lebih 30 meter.
Jembatan ini juga menyediakan lajur khusus bagi pengendara sepeda motor disetiap sisi luar jembatan.

4. Ekowisata Mangrove

Hutan Mangrove Wonorejo, Rungkut kini memiliki banyak tempat yang nyaman untuk dinikmati, Ada kolam pancing, fasilitas umum, sentra kuliner, dan kapal wisata.
Kawasan yang berada di lahan seluas 871 hektar ini, menyuguhkan panorama yang mengagumkan.
Kawasan ini pun makin ditata dan dijadikan salah satu tempat referensi bagi wisatawan nusantara maupun mancanegara.
Harga tiket penyeberangan perahu PP dari dermaga keberangkatan menuju dermaga mangrove adalah Rp 25 ribu untuk dewasa dan Rp 15 ribu untuk anak-anak.

5. Jalan Tunjungan

Posisinya yang berada di tengah kota menjadikan Jalan Tunjungan sebagai penghubung antara area pemukiman Sawahan, Ketabang, Darmo, dan Gubeng dengan area perdagangan Jembatan Merah.
Dahulunya, segitiga emas Tunjungan, yang mencakup Jalan Embong Malang, Blauran, dan Praban, dikenal sebagai pusat bermacam-macam barang.
Jalan Blauran terkenal dengan toko-toko emasnya, Jalan Praban terkenal dengan industri sepatunya, sementara Embong Malang terkenal dengan industri bisnis kreatif seperti biro iklan.
Apapun yang dicari, pasti bisa ditemukan di segitiga emas ini.
Tampaknya cukup menarik bukan?

6. Stasiun Dipo Lokomotif

Stasiun Sidotopo memiliki 18 emplasemen, yang merupakan jumlah emplasemen atau deretan peron terbanyak se-Indonesia. Stasiun ini cuma dipakai untuk mengangkut barang dan merawat kereta penumpang.
Di stasiun ini pula kita bisa mendapati dipo induk lokomotif, yang sering disingkat Dipo Induk SDT.

Disini tempat diistirahatkannya lokomotif-lokomotif yang sudah tidak digunakan lagi. Sebagian dari lokomotif-lokomotif ini ngejogrog menunggu diperbaiki. Kalau bisa dapat angle yang pas, dan punya sense fotografi yang bagus, pasti anda bisa bisa bikin foto-foto yang instagenic.

7. House Of Sampoerna

House of Sampoerna merupakan salah satu destinasi wisata wisata terpopuler di surabaya dan selalu masuk dalam top destination dalam berbagai review.
House of Sampoerna ini sendiri sebenarnya terdiri dari beberapa spot yang masing-masing memiliki fungsinya sendiri. Namun, keseluruhannya juga saling berhubungan dan merupakan satu kesatuan.

House of Sampoerna ini dibangun pada tahun 1858 dan sebelumnya merupakan sebuah panti asuhan khusus laki-laki yang dimiliki Belanda yang bernama Jonges Weezen Inrichting. Lalu, pada tahun 1932, pemilik Sampoerna, Liem Seeng Tee membeli gedung tersebut yang kemudian digunakannya sebagai tempat produksi rokok pertama dari Sampoerna.
Bangunan bersejarah ini juga sudah ditetapkan sebagai cagar budaya oleh Pemerintah Kota Surabaya.

8. Surabaya North Quay

Surabaya North Quay berada di lantai dua dan tiga Terminal Gapura Surya Nusantara.
Dari jalan Perak Timur di daerah Tanjung Perak, anda tinggal lurus menuju arah utara hingga masuk ke gerbang pelabuhan. Dari gerbang ini, lokasi sudah bisa dilihat yaitu berada di Gedung Gapura Surya Nusantara. Setelah masuk gerbang anda tinggal lurus saja menuju lokasi parkir yang cukup luas dan berada di pelataran Gedung Gapura Surya Nusantara.
Surabaya North Quay juga didukung dengan kemegahan Gedung Gapura Surya Nusantara yang merupakan terminal laut termegah dan modern di Indonesia.

9. Masjid Agung Al -Akbar

Masjid Nasional Al Akbar atau biasa disebut Masjid Agung Surabaya ialah masjid terbesar kedua di Indonesia yang berlokasi di Kota Surabaya, setelah Masjid Istiqlal di Jakarta. Posisi masjid ini berada di samping Jalan Tol Surabaya – Malang. Ciri yang mudah dilihat adalah kubahnya yang besar didampingi 4 kubah kecil yang berwarna biru. Serta memiliki satu menara yang tingginya 99 meter.

Keunikan bentuk kubah MAS ini terletak pada bentuk kubah yang hampir menyerupai setengah telur dengan 1,5 layer yang memiliki tinggi sekitar 27 meter.

10. De Mata Trick Eye Museum

De Mata Trick Eye Museum berlokasi di jalan Hayam Wuruk, terdapat sekitar 70 gambar 3D yang terdiri dari berbagai tema diantaranya kartun, binatang dan masih banyak lagi.
Museum ini sangat cocok bagi keluarga yang ingin mengabadikan momen lucu dan melihat berbagai lukisan 3D yang sangat menarik.
Harga tiket masuk De Mata Trick Eye Museum adalah Rp35,000.00,sementara saat weekend harga tiket masuk De Mata Trick Eye Museum adalah Rp35,000.00.

Demikian informasi 10 wisata surabaya instagramable tahun Ini dari kami.
Semoga wisata Anda di surabaya semakin berkesan.

Bagikan Sekarang!
Close Menu